Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar Gelar Diskusi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Barat Selatan.
  • Prodi Ekonomi Pembangunan
  • 26. 08. 2019
  • 0
  • 310

Meulaboh. Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar melaksanakan diskusi tentang Kawasan Ekonomi Khusus Barat Selatan Aceh (KEK Barsela). Diskusi tersebut dirangkai dalam bentuk kuliah umum yang dilaksanakan di aula utama kampus Universitas Teuku Umar (Senin 26/8). Hadir sebagai pemateri  Prof. Dr.lic.rer.reg. Sirojuzilam Hasyim, Guru Besar Ekonomi Regional Universitas Sumatera Utara. Kuliah umum semester ganjil 2019/2020 ini mengangkat tema, “Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Di Wilayah Barat Selatan Aceh Dalam Bidang Agro and Marine Industry”

Affandi, SE,M.Si selaku ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kuliah umum  ini bertujuan untuk merangsang semangat mahasiswa dalam memulai perkuliahan melalui topik diskusi yang menarik serta menambah wawasan dan sudut pandang baru bagi civitas ekedemika Fakultas Ekonomi terhadap isu dan fenomena ekonomi yang sedang berkembang di level nasional maupun di tingkat daerah. Sejak beberapa bulan lalu, isu tentang kawasan ekonomi khusus barsela telah menjadi perbincangan para pemangku kepentingan di sejumlah kabupaten Kota di wilayah barat selatan Aceh. Bahkan, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan bahwa KEK Barsela termasuk dalam prioritas nasional.

Prof. Dr.lic.rer.reg Sirojuzilam Hasyim, selaku pemateri menjabarkan enam dampak poistif dari pengembangan kawasan ekonomi khusus. Keenam dampak tersebut antara lain,  peningkatan investasi. kedua, penyerapan tenaga kerja.Ketiga, penerimaan devisa,Keempat, keunggulan kompetitif produk ekspor. Kelima meningkatkan pemanfaatan sumberdaya lokal, pelayanan, dan kapital bagi peningkatan ekspor. Keenam mendorong terjadinya peningkatan kualitas SDM melalui transfer of technology. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sumatera Utara ini juga merincikan bahwa pengembangan kawasan ekonomi Khusus harus bercirikan Pada reasonable (layak secara ekonomi, sosial dan politik). Sustainable,(erorientasi jangka panjang) dan Measurable  (Jelas dalam  instrumen dan target).

Dekan Fakultas Ekonomi UTU, Dr. T. Zulham SE,M.Si selaku keynote speaker mengatakan bahwa untuk menyongsong kehadiran KEK Barsela, Pemerintah daerah perlu melakukan penyediaan dan peningkatan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan tenaga kerja di kawasan ekonomi khusus tersebut.  Selain itu, Perbaikan dan penambahan infrastruktur yang relevan dan  sesuai dengan standar kawasan ekonomi khusus perlu diwujudkan dalam wilayah Bersela khususnya di pusat Kawasam Ekonomi Khusus yang ditetapkan. Agar perencanaan KEK menjadi lebih maksimal, maka perlu diadakan  Studi Kelayakan secara kajian akademis dengan pendekatan multidisiplin ilmu .  

Kegiatan kuliah umum ini berlangsung sangat meriah dan dihadiri oleh bebagai kalangan seperti mahasiswa, dosen, dunia usaha, perbankan serta perwakilan dari unsur pemerintah daerah. (Mirdha)

Lainnya :