Fakultas Pertanian UTU Jalin Kerjasama dengan Balai Benih Induk Hortikultura Sumut
  • UTU News
  • 29. 11. 2019
  • 0
  • 200

MEULABOH, UTU - Fakultas Pertanian Universitas Teuku Umar (FP UTU) menyepakati kerjasama dengan Balai Benih Induk Holtikultura Sumatera Utara. Keputusan itu disepakati dalam pertemuan kedua belah pihak yang berlangsung di Kantor BBIH Sumut, Rabu (27/11/19).

Dekan FP UTU, Ir. Yuliatul Muslimah, MP dalam pertemuan tersebut didampingi para Wakil Dekan, Ka Prodi Agroteknologi dan beberapa dosen FP UTU. Rombongan berkunjung ke BBIH Sumut dalam rangka menyelaraskan program kerjasama antara Fakultas Pertanian UTU dengan Balai Benih Induk Hortikultura sehingga MoU yang ditandatangan keduabelah pihak nanti dapat terealisasi dengan baik sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

MoU kerjasama ini terlaksana berkat adanya hubungan baik selama ini yang terjalin diantara kedua belah pihak, bahkan FP UTU dalam dua tahun terakhir telah mengirimkan 2 angkatan mahasiswa Praktek Lapangan (PL) ke BBIH Sumut, sehingga penandatanganan MoU dianggap tepat.

Ir. Yuliatul Muslimah MP dalam sambutannya dihadapan pimpinan BBIH Sumut mengatakan bahwa kampus Universitas Teuku Umar menjadikan Agro and Marine industries sebagai core product yang saat ini menjadi fokus pengembangan SDM lulusan, sehingga langkah kami melakukan bentuk kerjasama yang lebih spesifik agar pelaksanaan kerjasama lebih terarah dan dapat terlihat pada lulusan yang tertempah wawasannya dari pengalaman pembelajaran. Jadi apa yang dilakukan oleh Fakultas Pertanian ini bagian mempercepat tercapainya Visi UTU.

Kepala Balai Benih Induk Holtikultura Sumatera Utara, Ir Bahruddin Siregar, MM menyambut baik atas kunjungan dari Fakultas Pertanian UTU sehingga telah sama-sama menyepakati beberapa klausul kerjasama dalam berbagai bidang dimasa depan.

"Kami sangat mengapresiasi atas terjalinnya kerjasama ini, apalagi BBIH Sumut pada tahun 2019 ini dinobatkan menjadi balai benih induk hortikultura terbaik seIndonesia. Hal tersebut tidak terlepas dari fungsi kerjasama-kerjama yang terbentuk saat ini dengan berbagai instansi salah satunya Fakultas Pertanian UTU". Kata Baharudin Siregar

Lanjutnya, kami sangat berterimakasih dengan adanya MoU bersama Fakultas Pertanian dapat meningkatkan kinerja kami yang berfungsi sebagai unit pelayanan, sehingga keberadaan balai benih induk hortikultura sumatera utara dapat dirasakan manfaatnya oleh banyak masyarakat". Pungkasnya

Dalam diskusi tersebut dibicarakan beberapa poin penting mengenai penelitian dosen, pola pendistribusian mahasiswa dalam pelaksanaan PL dan Penelitian mahasiswa serta fasilitas yang disediakan oleh balai benih induk hortikultura sumatera utara seperti mess, laboratorium dan SDM yang tersedia.

Wakil Dekan 1 Fakultas Pertanian, Chairudin, SP., M.Si menyampaikan "pola yang baik dalam pendistribusian jadwal dan arah dari praktek mahasiswa atau penelitian mahasiswa dan dosen sangat penting kita tata mulai dari sekarang, mengingat pada standar penilaian akreditasi juga tidak hanya berdasarkan dokumen yang tersedia melainkan dampak baik apa yang dapat dirasakan dari dokumen-dokumen MoU yang sudah disepakati. Langkah ini bertujuan untuk mempersiapkan Fakultas Pertanian menuju akreditasi yang sangat baik".

Lanjutnya, tahun ini Fakultas Pertanian kembali mengirimkan peserta PL sebanyak 7 mahasiswa ke balai benih induk hortikultura sumatera utara, kedepan dengan adanya audiensi tersebut juga mahasiswa akan dipersiapkan untuk pelatihan-pelatihan bersertifikasi yaitu Pelatihan Perbanyakan Vegetatif dan Pelatihan Kultur Jaringan. Tutupnya

Sementara Wira Hadianto, SP., M.Si selaku ketua Prodi Agroteknologi FP UTU menambahkan sangat penting mahasiswa dapat mengikuti pelatihan tersebut, apalagi balai benih induk hortikultura sumatera utara saat ini sedang fokus pada kultur jaringan khusus perbanyakan pisang sehingga hal ini selaras dengan pengembangan Universitas Teuku Umar yang memiliki kebun koleksi pisang dunia. (Aduwina / Humas UTU).

Lainnya :