TEKNIK SIPIL UTU MENGGELAR KULIAH UMUM SEBAGAI RANGKAIAN CRANE 2019
  • Fakultas Teknik
  • 29. 11. 2019
  • 0
  • 108

Meulaboh, FT UTU - Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) mengadakan Kegiatan Kuliah Umum pada Rabu, 27 November 2019 bertempat di Aula Utama UTU. Kegiatan Kuliah Umum ini merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara dari CRANE (Civil Race and Exhibition).

Ketua Program Studi Fakultas Teknik UTU, Lissa Opirina, ST., MT., menyatakan bahwa kegiatan kuliah umum pada kegiatan CRANE kali ini mengangkat judul tentang"Pengenalan Ancaman, Kerentanan dan Kapasitas Dalam Menghadapi Bencana Banjir". Materi tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Azmeri, ST. MT yang merupakan Guru Besar dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala. Moderator pada kuliah umum ini adalah Muhammad Ikhsan, ST., MT, salah satu dosen teknik sipil bidang hidroteknik yang penelitiannya juga seputar analisis debit banjir. 

Kaprodi berharap baik mahasiswa, dosen, dan alumni yang  berhadir dapat bertambah wawasannya mengenai Kebencanaan. Prof Azmeri menyampaikan bahwa Bencana Banjir tidak dapat dihilangkan sama sekali namun dapat dikurangi debitnya melalui pengelolaan banjir secara terpadu. Artinya penanganan banjir tidak hanya dapat diselesaikan secara struktural saja namun juga secara non struktural dan tidak dapat diselesaikan secara sendiri. Pemda, dan beberapa dinas terkait serta civitas akademik perlu secara bersama-sama memikirkan konsep penanganan banjir yang efektif di daerah kawasan Aceh Barat- Selatan.

Turut berhadir perwakilan dari Dinas PUPR Nagan Raya dan Aceh Barat, Ormawa se UTU, perwakilan mahasiswa Fakultas Teknik, Wakil Dekan I dan II FT UTU serta ratusan mahasiswa prodi teknik sipil dan dari jurusan lainnya pada kegiatan kuliah umum.

Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan Kuliah Umum mencapai 258 orang. Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini hingga selesai. “Acara kuliah umum yang berjalan lancar sesuai dengan harapan tidak terlepas dari kekompakan  panitia HMTS dan dosen Teknik Sipil,” ujar Kaprodi.

Adapun CRANE , tahun ini merupakan ketiga kalinya yang mana CRANE mulai diadakan sejak tahun 2017 yang lalu. Tahun ini, CRANE mengangkat tema "Civil Savior of The Nation". Acara ini bertujuan untuk menyatukan tujuan, kebijakan, dan menjalin kerjasama antara pihak akademisi, pemerintahan serta lembaga swasta.

Wakil Rektor II UTU, Dr. Ishak Hasan, M.Si membuka acara dan memberi motivasi kepada para mahasiswa Teknik Sipil untuk terus memperkokoh diri dengan membuat program penuh kreatifitas, karena regenerasi pasti akan selalu dilakukan dan berubah. Tapi mahasiswa tetap memiliki pendirian dengan ide ide yang besar

Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Teknik UTU, Samsunan, ST., MT menyampaikan bahwa filosofi kegiatan Crane yaitu mengambil salah satu jenis alat berat yang ada pada pembangunan proyek teknik sipil. Crane memiliki makna derek atau menderek. Beban berat dari sebuah benda yang kapasitasnya besar, hanya mampu diangkat menggunakan crane. Harapannya, kegiatan crane dapat menjangkau mahasiswa untuk lebih mengenal lebih jauh tentang ilmu ketekniksipilan dan juga mengajarkan kekompakan antar sesama mahasiswa, ujar Samsunan.

Ketua panitia pelaksana, Mulyadi Yasir menambahkan, kegiatan CRANE dilaksankan selama tiga hari. Pada hari pertama yakni pembukaan, kuliah umum, pada siangnya akan dilakukan Olimpiade Fisika dan Matematika, setingkat SLTA Se-Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya.

Lanjutnya, pada hari kedua, acaranya berupa Expo yang memperlombakan Akustik, Lomba Lukis, Selfie Contest, Stand Terbaik, dan Donor Darah. Pada hari terakhir akan ada HMTS Award sekaligus Clossing Ceremony CRANE 2019, ujar Mulyadi. (D&M - FT UTU)

Komentar :

Lainnya :