WEBINAR SERIES PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TEUKU UMAR TAHUN 2020
  • Prodi Ekonomi Pembangunan
  • 16. 06. 2020
  • 0
  • 1471

Alue Penyareng - Program Studi Ekonomi Pembangunan (EKP) Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar telah sukses menyelenggarakan kegiatan webinar nasional menggunakan aplikasi Zoom pada hari selasa 16 Juni 2020 pukul 10.00 - 12.00 wib  dengan tema “Inflasi dan Ketenagakerjaan di Tengah Pandemi COVID-19 Era New Normal, dengan nara sumber yang berkompeten di bidangnya yaitu Prof. Dr. Raja Masbar, M.Sc. (Guru Besar Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala), Zainal Arifin Lubis, S.E (Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh), Ihsanurijal, S.Si., M.Si (Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh), dan Dr. T. Zulham, S.E., M.Si (Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar), dan sebagai moderator Dr. Syahril, S.E., M.Si. (Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar). Acara webinar ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar.

Menurut Prof. Dr. Raja Masbar, M.Sc dalam penyampaian materinya bahwa dampak pandemi COVID-19 jika ditinjau dari kondisi mikro dimana pembatasan sosial ekonomi yang diberlakukan oleh pemerintah membuat perekonomian masyarakat terutama petani menjadi lesu, sektor informal, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sedangkan secara makro perekonomian Aceh tidak terlalu berpengaruh dengan pandemi COVID-19, dan tahapan dalam memasuki new normal adalah tersedianya kesempatan kerja baru, tenaga kerja terjamin dalam tatanan kenormalan baru, inflasi stabil, pertumbuhan baru yang kompetitif jika UMKM menjadi komponen utama. Selanjutnya Zainal Arifin Lubis, S.E menyampaikan bahwa tantangan dalam masa pandemic COVID-19 antara lain terhambatnya distribusi dan penjualan barang, pembatasan aktivitas masyarakat berimbas pada kecenderungan penurunan permintaan, penurunan permintaan yang berimbas pada turunnya pemasukan, sehingga pendapatan dan biaya usaha tidak lagi seimbang dan cenderung buruk akibatnya terjadi pengurangan pegawai dan daya beli masyarakat menurun akhirnya terjadi pemberhentian aktivitas produksi guna menekan potensi kerugian. Kemudian Ihsanurijal, S.Si., M.Si menyampaikan bahwa pada pandemi COVID-19 kondisi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) daerah perkotaan lebih tinggi dibandingkan daerah pedesaan, dimana TPT terendah terdapat pada penduduk berpendidikan Sekolah Dasar (SD) dan TPT tertinggi terdapat pada jenjang pendidikan Universitas. Selanjutanya menurut Dr. T. Zulham, S.E., M.Si bahwa inflasi atau deflasi berhubungan erat dengan ketenagakerjaan baik dari sisi demand for labor maupun supply of labor. Diharapkan adanya tingkat inflasi yang bersahabat dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) diperlukan kebijakan pemerintah bersinergi dengan non pemerintah terutama di masa new normal

Kegiatan webinar ini diselenggarakan secara terbuka untuk umum dan ditargetkan sebanyak 500 peserta, tetapi peserta yang melakukan registrasi sejumlah 705 orang yang terdiri dari mahasiswa, terutama dari Prodi EKP yang sedang menulis skripsi dan dosen serta praktisi dari berbagai universitas selain Universitas Teuku Umar seperti Universitas Syiah Kuala, USM, UIN Ar-Raniry, USU, DAP UNDIP Semarang, Universitas Pasir Pengaraian, Politeknik STIA LAN JKT, STIE Indocakti Malang, IAIN TULUNG AGUNG, Unissula Semarang, Universitas airlangga, Universitas Malikussaleh, Universitas Negeri Surabaya, Poltekkes kemenkes Kaltim, UNY dan lain sebagainya. Peserta dari praktisi berasal dari berbagai instansi, di antaranya BPS seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh, BPS Provinsi Sumatera Selatan, Komisi Pemilihan Umum, PPPPTK PKn dan IPS, DKP, Bappeda Aceh, Puslatbang KHAN LAN RI, BPK-RI, Dinas Kelautan dan perikanan Kab. Simeulue, Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara, Universitas terbuka, Biro Perencanaan KKP, BPS Kota Medan, BPS Kabupten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, BPS Kabupaten Bone Bolango, BPS Kabupaten Boyolali, BPS Kota Jakarta Pusat, Yayasan keperawatan harapan mama, INSPEKTORAT KOTA TANGERANG SELATAN, P3MD Kemendes Kab. Bandung, BBRBLPP GONDOL, China Railway Group Limited, Pemko Medan, BPSDM Provinsi Maluku, DKP Aceh Barat, BPS Boyolali, Dinas Pendidikan Kabupaten Alor, Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Politeknik Indonesia Venezuela dan dari berbagai instansi lainnya dari seluruh Indonesia. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti webinar dengan mengajukan pertanyaan sebagai feedback dari webinar dan mereka mengharapkan semoga Program Studi Ekonomi Pembangunan (EKP) Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar dapat menyelenggarakan webinar selanjutnya. Webinar ini juga diharapkan bisa melahirkan ide-ide baru yang lebih up to date, kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat dalam mensiasati kondisi pandemi COVID-19,  di masa new normal. (LY.red)

Lainnya :